Novel Pengalaman
Pribadi Yang berjudul “Dia Yang Telah Menyatukan dan Dia Juga Yang Telah
Menghancurkan”.
Hay
Guys!!! Nama saya Ayas. Ayas akan menceritakan kisah pengalaman pribadi Ayas.
Cerita ini dimulai ketika Ayas lulus SMP. Ayas merasa bingung ketika lulus SMP,
mau ngelanjutin di sekolah mana? jurusan apa?. Ayas bingung sekali, namun teman
Ayas yang bernama Wahyu tanpa pikir panjang Wahyu mendaftar di Sekolah Menengah
Kejuruan Negeri 1 Malang yang terletak jauh dari rumah kami, namun bisa ditempuh
dengan naik angkot. Ayas pun ikut bersama dia, dan teman-teman pun juga
mendaftar di sekolah tersebut. Namun ternyata di situ juga merasa bingung
jurusan apa yang mau diambil. Wahyu pun langsung ke arah barisan yang menuju ke
jurusan Multimedia. Ayas pun bersama teman-teman juga langsung kesitu karena
masih awam dan tidak mengerti. Kami mengambil jurusan Multimedia, ketika sudah
di tes bakat dan minat. Ayas merasa bingung, kok soal dari jurusan ini kebanyakan
film kartun atau animasi. Ayas sebagai peminat film kartun dan animasi bisa
menjawab pertanyaan tersebut meski ada pertanyaan yang sangat sulit untuk
dijawab. Pemikiran waktu itu yang bisa didahulukan dan yang sulit dijawab
paling akhir. Ketika waktu tersebut mau habis pertanyaan yang sulit kebanyakan
Ayas Random jawabannya (diawor dalam bahasa Jawa). Hasil dari penilaian pun
terjadi, Alhamdulillah Ayas diterima di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1
Malang meski di peringkat nomer 3 dari bawah. Kira-kira peringkat 106 dari 108
peserta yang diterima, dan yang mendaftar di waktu tersebut sekitar 400
peserta. Untuk jurusan yang lain Ayas tidak tahu berapa banyak peserta yang
mendaftar dan berapa peserta yang diterima.
Pada
saat MOS (Masa Orientasi Siswa), Kelas Multimedia dibagi menjadi tiga bagian.
Multimedia 1, Multimedia 2, dan Multimedia 3. Ayas ada di Multimedia 3 karena
peringkat 106 yang mana untuk Multimedia 3 dari peringkat 73 sampai dengan 108.
MOS hari pertama tentang pengenalan terhadap teman sekelas, pembimbing,
sekolahan, tata tertib dan lain-lain. Di hari itu kita harus menghafal Yel-Yel
dari Kelas Multimedia 3, kalau tidak hafal Yel-Yel harus dihukum sesuai yang
diperintahkan pembimbing. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan waktu MOS yang
sangat mengesankan salah satunya makan diwaktu. Ayas kalau makan dirumah ya
dinikmati, dan tanpa di waktu pastinya. Tapi waktu Mos makan diwaktu dan harus
habis makanannya kalau tidak habis tidak boleh istirahat, coba bayangkan gimana
rasanya. Biasanya dari rumah hanya makan pelan-pelan, tapi waktu MOS harus
cepat otomatis pasti tersendat-sendat (bahasa jawanya kesereten). Kebanyakan
dari semua peserta pasti akan begitu. Saking parahnya ada yang sampai muntah
gara-gara makan dengan cepat. Waktu MOS pun berakhir, kenangan yang begitu
banyak (gokil bareng, lucu-lucuan bareng, senang bareng, sedih bareng) waktu
tersebut membuat diri Ayas takkan pernah melupakan waktu MOS bersama
teman-teman.
Ya
untuk sekarang ceritanya bersambung, namun masih belum selesai cerita ini,
karena ini hanya introduction, tunggu kisah ini dilanjutkan kembali. Untuk
masalah kata-kata apabila terdapat suatu kekeliruan mohon maaf, namanya Manusia
tak ada yang sempurna. Terima kasih.
Description: Novel Pengalaman Pribadi "Dia Yang Telah Menyatukan dan Dia Juga Yang Telah Menghancurkan” Part 1
Reviewer: Akcomunity
Rating: 4.0
ItemReviewed: Novel Pengalaman Pribadi "Dia Yang Telah Menyatukan dan Dia Juga Yang Telah Menghancurkan” Part 1
Reviewer: Akcomunity
Rating: 4.0
ItemReviewed: Novel Pengalaman Pribadi "Dia Yang Telah Menyatukan dan Dia Juga Yang Telah Menghancurkan” Part 1

No comments: