Monday, 9 November 2015

Akcomunity 15:29 , ,
Bagi anda yang mengerti tentang photografi atau sudah membeli Kamera Dslr untuk mengetahui gimana cara menggunakannya atau bahkan hobi memotret suatu objek dan lain-lain. Saya akan memberikan seputar ilmu saya kepada pembaca blog ini, semoga dengan ilmu yang saya berikan bermanfaat bagi para pembaca.
Pengertian dari Photografi secara Bahasa berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis adalah Proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Jadi menurut Istilah adalah proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya.

Belajar Photografi Bagi Para Pemula :

Menu Di Dalam Kamera Canon

1.      Anda harus mengerti menu-menu yang berada di kamera tersebut untuk mengoptimalkan hasil dari pemotretan (hasilnya sangat memuaskan).
Saya menggunakan kamera Dslr merk canon, jadi saya akan memberi tahu tentang menu yang terdapat dalam kamera merk canon.
a)      Menu M (Manual)
Menu ini berfungsi mengatur kamera dalam mode manual penuh. Pengaturan ISO, Shutter speed dan aperture dapat dilakukan dengan setting manual.
b)      Auto (gambar A didalam kotak warna hijau)
Menu ini untuk mode pengaturan otomatis sepenuhnya. Mode ini bisa dikatakan mode untuk pemula, karena tinggal jepret saja dan gambar didapatkan. Namun hasilnya tidak begitu maksimal.
c)      AV untuk Aperture
Menu ini berfungsi mensetting Aperture secara manual namun Shutter Speed akan otomatis mengikuti tanpa perlu mensettingnya.
d)     TV untuk Shuter Speed
Menu ini untuk mode semi otomatis dimana kita dapat mengatur Shutter speed dan Aperture akan secara otomatis mengimbangi tanpa perlu mensettingnya.
e)      P untuk Program
Menu ini berfungsi mengatur secara manual tingkat Eksposure sesuai keinginan dan  secara otomatis Shutter Speed dan Aperture mengikuti tanpa harus mensettingnya.
f)       Potrait (gambar kepala manusia)
Menu ini berfungsi untuk mengambil gambar manusia dalam jarak dekat, karena settingan ini akan otomatis memburamkan (memblurkan) bagian belakang/background dan objek akan nampak jelas (focus).
g)      Landscape (gambar gunung)
Menu ini berfungsi memperjelas semua area, baik objek atau background tanpa harus di diburamkan (diblur).
h)      Close Up (gambar bunga)
Menu ini berfungsi mengambil gambar pada jarak dekat. Membuat objek terlihat jelas dan background buram (blur).
i)        Moving Object (gambar manusia berlari)
Menu ini berfungsi membekukan objek pada kecepatan tinggi, Sangat cocok untuk sport fotografi karena fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan objek. Meskipun objek terlalu cepat tetapi pasti kamera akan mendapatkan gambar yang jelas.
j)        Night Potrait (gambar kepala manusia yang gelap)
Menu ini digunakan Untuk mengambil gambar manusia dalam kondisi minim cahaya, cocok digunakan pada malam hari.
k)      Night Landscape (gambar pemandangan yang gelap)
Menu ini digunakan untuk mengambil gambar pemandangan pada malam hari.
l)        Flash Out
Menu ini digunakan untuk mematikan flash pada saat mode auto digunakan.
2.      Anda harus mengetahui teknik dalam pengambilan gambar. Apakah menggunakan Low Angle atau yang lain sehingga hasilnya optimal.
a)      High Angle
High Angle adalah sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, sehingga tampak terekspose dari bagian atas. Posisi kamera harus lebih tinggi dibandingkan objek yang dipotret.
b)      Normal Angle (Eye Level)
Normal Angle adalah sudut pengambilan gambar yang menunjukan posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata objek yang diambil. Posisi kamera sama dengan objek yang dipotret (sejajar).
c)      Low Angle (Frog Eye View)
Low Angle adalah teknik pengambilan gambar dari bawah objek, seperti pandangan mata kodok. Kebalikan dari High angle, dimana posisi kamera lebih rendah dibandingkan objek yang dipotret.
d)     Bird Eye View (Pandangan Mata Burung)
Bird Eye View adalah teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan posisi kamera berada lebih tinggi daripada objek yang diambil atau hampir sama dengan pengertian High Angle tetapi perbedaannya berada dihasil. Hasil menggunakan Teknik ini akan menunjukan adanya lingkungan yang luas, dan benda – benda lain tampak kecil dan berserakan.

3.  Jika menggunakan Manual Mode anda benar-benar mensetting sesuai dengan keinginan, contohnya anda harus menfokuskan objek yang menurut anda difokuskan. Anda harus benar-benar menfokuskan objek tersebut karena dengan itu pasti hasilnya akan bagus.

4.   Yang paling penting anda harus mengetahui cahaya yang masuk ke dalam Kamera tersebut, karena dengan itu kita bisa mengetahui hasil yang maksimal. Jika cahaya yang masuk sedikit maka hasilnya akan tidak memuaskan. Jadi anda harus mempertimbangkan pencahayaan dalam melaksanakan pemotretan.


Ya ini hasil dari jepretan saya dengan menggunakan Kamera Dslr Mode Manual, untuk lebih mengetahui hasil jepretan saya, ada di menu Hunting. Disitu banyak jepretan saya yang hampir bagus menurut saya.







Description: Belajar Photografi Bagi Para Pemula
Reviewer: Akcomunity
Rating: 4.0
ItemReviewed: Belajar Photografi Bagi Para Pemula

No comments: