Bagi anda yang mengerti tentang photografi atau sudah
membeli Kamera Dslr untuk mengetahui gimana cara menggunakannya atau bahkan
hobi memotret suatu objek dan lain-lain. Saya akan memberikan seputar ilmu saya
kepada pembaca blog ini, semoga dengan ilmu yang saya berikan bermanfaat bagi
para pembaca.
Pengertian dari Photografi secara Bahasa berasal dari
kata Yunani yaitu
"photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis
adalah Proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Jadi menurut Istilah adalah proses atau metode
untuk menghasilkan gambar atau foto dari
suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada
media yang peka cahaya.
Belajar Photografi Bagi Para Pemula :
![]() |
| Menu Di Dalam Kamera Canon |
1.
Anda
harus mengerti menu-menu yang berada di kamera tersebut untuk mengoptimalkan
hasil dari pemotretan (hasilnya sangat memuaskan).
Saya
menggunakan kamera Dslr merk canon, jadi saya akan memberi tahu tentang menu
yang terdapat dalam kamera merk canon.
a)
Menu
M (Manual)
Menu
ini berfungsi mengatur kamera dalam mode manual penuh. Pengaturan ISO, Shutter
speed dan aperture dapat dilakukan dengan setting manual.
b)
Auto
(gambar A didalam kotak warna hijau)
Menu
ini untuk mode pengaturan otomatis sepenuhnya. Mode ini bisa dikatakan mode
untuk pemula, karena tinggal jepret saja dan gambar didapatkan. Namun hasilnya
tidak begitu maksimal.
c)
AV
untuk Aperture
Menu
ini berfungsi mensetting Aperture secara manual namun Shutter Speed akan
otomatis mengikuti tanpa perlu mensettingnya.
d)
TV
untuk Shuter Speed
Menu
ini untuk mode semi otomatis dimana kita dapat mengatur Shutter speed dan
Aperture akan secara otomatis mengimbangi tanpa perlu mensettingnya.
e)
P
untuk Program
Menu
ini berfungsi mengatur secara manual tingkat Eksposure sesuai keinginan dan secara otomatis Shutter Speed dan Aperture
mengikuti tanpa harus mensettingnya.
f)
Potrait
(gambar kepala manusia)
Menu
ini berfungsi untuk mengambil gambar manusia dalam jarak dekat, karena
settingan ini akan otomatis memburamkan (memblurkan) bagian belakang/background
dan objek akan nampak jelas (focus).
g)
Landscape
(gambar gunung)
Menu
ini berfungsi memperjelas semua area, baik objek atau background tanpa harus di
diburamkan (diblur).
h)
Close
Up (gambar bunga)
Menu
ini berfungsi mengambil gambar pada jarak dekat. Membuat objek terlihat jelas
dan background buram (blur).
i)
Moving
Object (gambar manusia berlari)
Menu
ini berfungsi membekukan objek pada kecepatan tinggi, Sangat cocok untuk sport
fotografi karena fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan objek. Meskipun
objek terlalu cepat tetapi pasti kamera akan mendapatkan gambar yang jelas.
j)
Night
Potrait (gambar kepala manusia yang gelap)
Menu
ini digunakan Untuk mengambil gambar manusia dalam kondisi minim cahaya, cocok
digunakan pada malam hari.
k)
Night
Landscape (gambar pemandangan yang gelap)
Menu
ini digunakan untuk mengambil gambar pemandangan pada malam hari.
l)
Flash
Out
Menu
ini digunakan untuk mematikan flash pada saat mode auto digunakan.
2.
Anda
harus mengetahui teknik dalam pengambilan gambar. Apakah menggunakan Low Angle
atau yang lain sehingga hasilnya optimal.
a)
High
Angle
High
Angle adalah sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, sehingga tampak
terekspose dari bagian atas. Posisi kamera harus lebih tinggi dibandingkan
objek yang dipotret.
b)
Normal
Angle (Eye Level)
Normal
Angle adalah sudut pengambilan gambar yang menunjukan posisi kamera sejajar
dengan ketinggian mata objek yang diambil. Posisi kamera sama dengan objek yang
dipotret (sejajar).
c)
Low
Angle (Frog Eye View)
Low
Angle adalah teknik pengambilan gambar dari bawah objek, seperti pandangan mata
kodok. Kebalikan dari High angle, dimana posisi kamera lebih rendah
dibandingkan objek yang dipotret.
d)
Bird
Eye View (Pandangan Mata Burung)
Bird
Eye View adalah teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan posisi kamera
berada lebih tinggi daripada objek yang diambil atau hampir sama dengan
pengertian High Angle tetapi perbedaannya berada dihasil. Hasil menggunakan
Teknik ini akan menunjukan adanya lingkungan yang luas, dan benda – benda lain
tampak kecil dan berserakan.
3. Jika
menggunakan Manual Mode anda benar-benar mensetting sesuai dengan keinginan,
contohnya anda harus menfokuskan objek yang menurut anda difokuskan. Anda harus
benar-benar menfokuskan objek tersebut karena dengan itu pasti hasilnya akan
bagus.
4. Yang
paling penting anda harus mengetahui cahaya yang masuk ke dalam Kamera
tersebut, karena dengan itu kita bisa mengetahui hasil yang maksimal. Jika cahaya
yang masuk sedikit maka hasilnya akan tidak memuaskan. Jadi anda harus
mempertimbangkan pencahayaan dalam melaksanakan pemotretan.
Ya ini hasil dari jepretan saya dengan menggunakan
Kamera Dslr Mode Manual, untuk lebih mengetahui hasil jepretan saya, ada di
menu Hunting. Disitu banyak jepretan saya yang hampir bagus menurut saya.
Description: Belajar Photografi Bagi Para Pemula
Reviewer: Akcomunity
Rating: 4.0
ItemReviewed: Belajar Photografi Bagi Para Pemula
Reviewer: Akcomunity
Rating: 4.0
ItemReviewed: Belajar Photografi Bagi Para Pemula

No comments: